Sepenggal Pencarian - Episode 2


SEPENGGAL PENCARIAN
(Oleh: Innesyifa Haqien)


Hari itu cukup melelahkan. Dua hari kemudian, setelah tante Naomi membuka obrolan tentang pria yang ingin dikenalkan denganku, yang kulakukan hanya berusaha untuk tetap focus pada pekerjaanku. Tidak ingin diganggu dengan hal yang masih abu-abu, aku memilih untuk melupakan sejenak agar tidak mengganggu konsentrasiku. Ketika menginjakan kaki diambang pintu kamar, satu hal yang ingin kulakukan, rebahan.

Handphone tersambung dengan kabel charge dengan sempurna, notifikasi whatsapp dibuat silent mode, kemudian terpejam sebentar. Belum sampai lima menit, ada yang mengganggu pikiranku. “ah, aku belum membersihkan muka dan mandi”. Berat sekali rasanya untuk pergi ke kamar mandi. Tapi apalah dayaku, bau asap kendaraan ini sungguh mengganggu.

Setelah bebenah diri dan mengambil posisi ternyaman di sudut tempat tidur, aku membuka Instagram sambil bersenandung. Menu bergambar love di bawah layar Instagram memberikan notifikasi bertambahnya satu follower. Kubuka lambang itu dan kulihat username id instagramnya, ternyata profilnya terkunci. Yang kubisa lihat pada bionya hanya tertera tahun angkatan, jurusan serta sebuah nama universitas ternama di Indonesia. Sontak mataku terbelalak melihatnya. Tanpa berpikir panjang, langsung aku chat tante Naomi.

Bella : Tante, udah tidur?
Tante Naomi : Urung bel, ngopo?
Bella : mau Tanya, si mas yang kemarin dibahas itu kerja dimana?
Tante Naomi : kalo gak salah di PU, Bel. Ada apa?
Bella : lulusan UGM?
Tante Naomi : iya, lha ko ngerti?
Bella : (Bella is typing…)
Tante Naomi : udah ngechat kamu to??
Bella : hahaha belum tante. Tapi kayaknya dia udah follow aku di Instagram.
Tante Naomi : wis temenan to di Instagram?
Bella : Beluuumm, belum aku approve hehe
Tante Naomi : Lha, kenapa belum? Mulai duluan ajaa, rapopoo. Gur kenalan tok yo rapopo to?
Bella : (Bella is typing…)
Tante Naomi : kamu chat duluan aja. Anaknya.. gitu deeh.. kayaknya kamu gapapa kalo mulai duluan.
Bella : doh, maluu laah hahaha. Besok aja aku approvenya ya. Udah malem.
Tante Naomi : yowis terserah kamu. Pokonya apapun kedepannya nanti, bismillah diniatkan lillahita’ala yoo..
Bella : iya, tante. Bismillah. Aku gak menutup diri ko.
Tante Naomi : iyoo, ojoo. Kita kan gak pernah tau jodoh kita siapa. Tapi tetap harus berusaha yoo..
Bella : siyaap.

Chat itu berakhir dengan senyumku yang mengembang hingga hendak tidur.





(Nantikan episode 3)

Comments