Sepenggal Pencarian - Episode 1


SEPENGGAL PENCARIAN
(Oleh: Innesyifa Haqien)

Hai, namaku Bella. Tidak ada yang spesial dariku selain motto hidup yang hanya ingin bahagia dunia dan akhirat. Saat ini usiaku memasuki masa quartal of life. Dimana (katanya), ini adalah masa paling krusial bagi setiap orang dalam memilih jalan hidupnya. Deretan impian dan harapan selalu ingin dikejar, namun di sisi lain ada target yang perlu diraih menjadi sebuah tuntutan. Pilihan antara karir, pendidikan atau cinta salah satunya. Jika kamu sedang berada dimasa yang sama denganku, pasti kamu tau rasanya seperti apa itu?

Cerita ini mungkin jadi penggalan kisah sepanjang masa percarianku. Memilih untuk berkarir, mengambil studi lanjutan, atau mencarimu. Iya, kamu.. Kamu yang sedang kusebut dalam doaku. Kamu yang kunanti pada pencarianku. Dan kamu yang sedang kutunggu.

Malam itu, hendakku melepas lelah. Badan sudah bersih, ibadah telah kupanjatkan, tinggal kutarik selimut beranjak tidur. Namun tetiba notifikasi handphoneku berbunyi pertanda whatsapp masuk. Tante Naomi.

Tante Naomi : Bel, wis turu?
Bella : Belum tante, ada apa?
Tante Naomi adalah adik ketiga dari ibuku.

Tante Naomi : Piye hubunganmu sama temennya mas Narko?
Mas Narko adalah sepupuku dari ibu.

Bella : Gak gimana-gimana tante hehe
Tante Naomi : Berlanjutkah?
Bella : Ngga, tante. Udah sebulan ini kita ga chat. Terakhir kita ketemu waktu dia ikut jenguk Bapak ke rumah sakit.
Tante Naomi : Hoo, wis ketemu bapak ibu to?
Bella : Udah, tante.
Tante Naomi : Terus piye ibu bapak (responnya)?
Bella : Baik, bapak ibu responnya baik juga. Tapi setelah pulang dari RS kita udah gapernah chat lagi. Kenapa tante? Tumben nanya-nanya.

Sempat lama membalas, aku takut ketiduran. Sejurus kemudian, tante Naomi akhirnya balas chatku.

Tante Naomi : Gini, ada yang mau kenalan sama kamu. Dia masih saudaranya om Rudi. Katanya udah tau kamu.
Bella : Tau darimana maksudnya?
Om Rudi adalah suami tante Lily, adik kandung ibuku paling bontot. Dalam artian di sini, om Rudi adalah adik ipar tante Naomi dan ibuku.

Tante Naomi : Dia dikasih tau sama tante Deti. Dia katanya mau cari pasangan yang serius mau nikah. Dia ngomong sama tante Deti katanya suka sama perempuan yang agresif.
Bella : (Bella is typing..)
Tante Naomi : Dia umurnya lebih tua darimu sedikit. Orangnya putih, cakep. Tante udah pernah ketemu sama dia. Pas pertama kali liat dia, tante langsung ngebatin “wah iki Bella wae”.
Bella : (Bella is typing..)
Tante Naomi : Kalo dia sama kamu, insya allah bisa menjadi penjagamu.
Bella : Tante ketemu dimana?
Tante Naomi : Dulu dia pernah main ke rumah mbah ti, terus ketemu sama tante juga. Nyenengin byaangeet, anaknya kalem pendiem, tenang gitu.
Batinku, lhaa ini kok dipromosiinnya total banget yhaa.. hahaha

Bella : Yaa.. monggo tante, aku mah mau aja kalo kenalan sama dia.
Tante Naomi : Yowis, berdoa sing pener, sholatnya tepat waktu, tahajudnya lebih sering. Minta sama Allah semoga dimudahkan.
Bella : Iyaa, tante. Doain juga yaa semoga dilancarkan.
Tante Naomi : Yaa kita cuma bisa berusaha semampunya, selebihnya berserah sama gusti Allah.

Selepas itu, aku bersiap tidur dengan senyum.






(Nantikan, episode 2)


Comments